Ah…saia ingin sekali memperkenalkan sahabat saia waktu SMA. Yang memulai jalinan persahabatan itu sejak kelas 2 SMA. Dan namanya RIPERKLAN (Ririn, Ilham, Prima, Erfi, Rina, Kelvin, Lisa, Abi, Novi). Nama ini sendiri baru ada waktu kelas 3 SMA. Nama itu menjadi symbol kami. Saia ingat sekali, terbentuknya nama itu terjadi saat kami sedang main bersama disebuah WARNET (Mungkin hampir semua bilik di WARNET itu kami yang mengisi).
Persahabatan kami pun terbentuk karena posisi duduk kami yang berdekatan. Diawal kelas XI sebenarnya, tempat duduk kami sama sekali tidak dekat. Mungkin karena saia benar2 mendapat teman baru dikelas itu. System sekolah kami benar2 mengacak muridnya. Kecuali kelas IPA 1,2 dan 3 tentunya (isinya orang jenius dari planet krypton). Jadi, karena saat itu saia di depak dari komunitas orang2 krypton itu, saia dipindahkan di komunitas orang2 biasa (katanya sih, SMA saia termasuk yang popular, c’mon guys… saia sepertinya benar2 hanya nyasar saja disana..). dan setelah diacak, saia masuk di kelas XI IPA 5.
Bodohnya saat itu saia telat datang, jadi saia mendapatkan kursi yang gak bisa dibilang enak (awalnya) meski sebenarnya enak (setelah lihat situasi). Dan saia juga duduk disebelah orang yang sangat asyik. Sayangnya saia tidak bisa terlalu akrab dengan dia karena dia sendiri sudah mempunyai kelompok sendiri (kalian akan tahu kalo para perempuan sudah membentuk kelompok, apa yang menjadi peraturan kasat mata mereka sungguh mengerikan).
Persahabatan saia dengan kawan saia saat masih kelas X, saat itu sungguh sangat renggang. Karena 2 diantaranya saat itu menjadi musuh bebuyutan (saat ini masih sih, untungnya mereka tak lagi ‘cakar2an’).
Jadilah saia seorang diri ‘untuk beberapa saat’. Masih merasa beruntung, paling tidak satu dari sekian banyak perempuan dikelas itu satu ekskull dengan saia, nah, dia itu Rina. Meski hanya sapa2an diawal dan gila2an kemudian. Dan kemudian menyusul pula Ririn. Kami berkumpul juga karena kebetulan mempunyai persamaan hobi. Saat itu kami tergila-gila dengan manga, anime, dorama,dan beberapa music J-rock (misalnya L’arc~en~ciel, bukan J-Rocks ala Indonesia).
Pertengahan kelas XI kelas kami dipindahkan ditempat yang menurut orang2 lebih layak (layak atau karena mereka iri? Scara ya..kelas kami saat itu benar2 disebelah kantin. Saat pergantian pelajaran banyak yang mengisi waktu luang dikantin. Setidaknya beli permen). Nah mulai saat itu saia duduk sebangku dengan Ririn, dan Rina? Akibat ia datang kurang cepat, mendapatkan bangku yang tidak terlalu nyaman, meski bukan yang terburuk.
Nah, sejak pindah kelas, hubungan saia, Ririn, Rina, Novi, Lisa, Ilham, Juan (nama panggilan Kelvin) dan prima yang sebelumnya hanya teman belajar kelompok (saat itu sebagia dari kami belum mengenal ABi, beda kelas), lama2 sering mengadakan acara. Bisa macem2, ada rayaan ULTAH, Belajar bareng, Makan bareng, dan lain2. Nah, yang paling berkesan dihubungan ini adalah, meski kami gak bisa mengaku bahwa kami adalah benar2 anak baik, untuk urusan ibadah kami gak ketinggalan dan sering kali melakukannya bersama.
Setelah naik kelas XII, praktis kami dibagi rata. Minimal 2 orang tiap kelas, dan maksimal 3 orang tiap kelas. Ririn dengan Juan, Novi dengan Ilham, Lisa dengan Rina juga Abi, sedang saia dengan Prima. Tapi kami gak pernah absen ngumpul, tiap jam istirahat kami pasti ngumpul di dekat tangga, tempat favorit kami. Dan hidup SMA kami benar2 berarti (dalam banyak hal). Bolehlah berbangga hati, karena cowok2 dari kelompok kami lumayan popular, dan para perempuannya juga ‘popular’ dalam banyak hal. Dan salah satu pelajaran yang harus kalian ambil dari persahabat kami adalah, keterikatan atau rasa suka sayang kita pada sesuatu, tidak melulu dilandasi dengan persamaan semata. Karena, persahabatan kami diberi anugrah, bahwa kami sangat-sangat-sangat variatif dalam banyak hal.
Suatu saat saia sangat ingin memperkenalkan mereka pada kalian.
0 komentar:
Posting Komentar