Saat ini kampus saia bner2 jadi kayak pasar. Orang jualan dimana-mana..Pusing saia..
Ditengah keramaian gini saia malah bersikap dingin2 aja. Berjalan dengan ekspresi biasa saia yang sering kali diartikan orang2 dengan ekspresi marah.. Plis.. i'm at no mood 2 smiling2 gak jelas.
Biasanya kalo lagi jalan sendiri, saia memang selalu sibuk dengan pikiran saia yang kadang2 sebenarnya lagi gak mikir apapun. Tapi, anggapan orang sering kali menilai salah. Hhh...
Orang sering menganggap saia orang yang ceria.. Bener gak sih? saia sendiri gak tau.. Soalnya, saia yang sekarang ini merasa bukanlah diri saia yang sebenarnya.. Kalo sampai ada yang bisa bongkar jati diri saia yang selama ini sangat tidak mau saia tampakkan, tau deh bakal terjadi apa.. Saia tidak mau memikirkannya. Entah bakal seneng, nangis, melarikan diri, atau apapun..Hhh..
Lagi bad mood. Entah ya.. Akhir2 ni hidup yang saia jalani begitu2 aja.. Saia sangat suka hidup yang seperti itu. Tenang~.~
Apa sebenarnya gak tenang2 amat y? Palagi sejak tragedi 'itu' mulai. rasanya hidup 4 tahun ini penuh dengan noda hitam..(ceila..). Semua gejala stress juga datang begitu aja.. Gejala cengeng kayak muntah, pening dll kalo inget kejadian itu acap kali datang. Hhh..lelah. Tapi, kayaknya, temn dket saia saja tidak menyadari kalo saia masih sangat stress dengan kejadian 4 tahun lalu itu. gak sadar atau mang gak peduli ya? au' dh. Lelah mikirnya..
hiks...
Senin, 27 Oktober 2008 | Diposting oleh erfitheazizah di 22.24 0 komentar
Label: lelah
Alzheimer
Beberapa waktu yang lalu (gak tau deh kapan, pokoknya, bukan kemarin) saia nonton sebuah film korea yang bercerita tentang seorang gadis yang terkena penyakit alzheimer. Tapi, yang membuat bingung adalah..kenapa ia terkena penyakit tersebut diusia yang relatif muda? Padahal, pada umumnya penyakit tersebut menjangkit usia2 diatas 45 tahun..
Jadi saia bermaksud mencari tau penyakit ini. Dan inilah yang saia dapatkan..
Alzheimer merupakan penyakit penurunan fungsi saraf otak yang komples n progresif. DAn alzheimer sendiri jelas2 buka penyakit menular, tapi yang jelas penyakit ini menurun. Beberapa (banyak malah) menganggap penyakit ini secara alami dialami oleh orang2 pada usia tua. kenyataannya, tidak semua manula mengalaminya. walaupun kebanyakan penderitanya manula, ternyata pada usia mudapun tidak menutup kemungkinnan untuk terjangkit penyakit ini.
nah..ternyata yang terjangkit pada usia muda itu, kebanyakan karena faktor keturunan. kalo normalnya, yang terjangkit itu biasanya pada usia sekitar 45 tahun keatas, dengan presentasi 5%, dan presentasinya akan terus meningkat dua kali lipat setiap lima tahun.
Alzheimer sendiri sebenarnya tergolong dari salah satu jenis dementia. Dementia adalah gejala klinik yang disebabkan oleh berbagai latar belakang penyakit yang ditandai dengan hilangnya memori jangka pendek dan gangguan global fungsi mental, fungsi bahasa, perubahan perilaku, emosi labil, dll.
Hingga kini, sumber sebenarnya penyakit ini tidak diketahui. Tetapi, ia bukanlah disebabkan penuaan. Para ilmuwan berpendapat, ia dikaitkan dengan pembentukan dan perubahan pada sel-sel saraf yang normal menjadi serat.
Dan presentasi penyakit ini menyerang wanita, lebih besar dari pada menyerang pria..Jadi, musti ati2 kalo kamu perimpiwi..Sejarah Alzheimer
Penyakit yang pertama kalinya, ditemukan oleh Dr. Alois Alzheimer pada 1907 ini, dinamakan Alzheimer, menurut namanya.
Hasil bedah pengamatan, Alzheimer mendapati Syaraf otak tersebut bukan saja mengecut, malah dipenuhi dengan gumpalan protein yang luar biasa yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary).
Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein. dipercaya menyebabkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel saraf ini menyebabkan syaraf otak yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.
Meskipun penyakit ini yang semula ditemukan hampir satu abad yang lalu, ia tidak seterkenal penyakit yang lainnya seperti sakit jantung, hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) atau sebagainya.
Kemungkinan ini disebabkan oleh penyakit ini tidak dapat dilihat gejalanya langsung seperti penyakit hipertensi yang dapat dilihat melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Pengungkapan terhadap Alzheimer
Publikasi mengenai penyakit Alzheimer masih rendah dan banyak orang tidak mengetahui tentang penyakit ini sampai dipublikasikan secara terbuka sendiri oleh bekas Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald Reagan dalam suratnya tertanggal 5 November 1994.
Penyakit Alzheimer sukar dideteksi sebab banyak yang beranggapan orang tua yang semula lupa, adalah sesuatu yang lazim karena faktor usia. Padahal itu mungkin tanda-tanda awal seseorang itu mengidap penyakit Alzheimer.
Tingkat Alzheimer
Lupa meletakkan kunci mobil, mengambil baki uang, tidak tahu membeli barang ke kedai, lupa nomor telepon atau kardus obat yang biasa dimakan ialah di antara sebagian gejala ringan.
Apabila orang yang sakit lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau cara-cara mengaduk air dikategorikan sebagai tingkat sederhana.
Apabila orang yang sakit sudah tidak mampu menguruskan diri sendiri, keliru dengan keadaan sekitar rumah, tidak mengenali rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat, ia menandakan orang yang sakit berada di tingkat yang serius
Orang yang terkena penyakit ini dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Diperkirakan bahwa pada sekitar 1950-an kira-kira 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini. Pada tahun 2000, pengidap Alzheimer diperkirakan mencapai enam milyar orang. Ini lebih parah dari yang selama ini saia bayangkan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan lebih dari satu milyar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia menghidap Alzheimer (2003). Peningkatan ini, ada kaitannya dengan semakin banyak penduduk dunia yang berusia lanjut , masa hidup wanita meningkat hingga umur 80 tahun dan 75 tahun bagi lelaki. Selain itu, penjagaan kesehatan yang lebih baik, tingkat perkawinan menurun, perceraian bertambah dan mereka yang kawin tetapi tidak banyak anak.
Penderita yang berada di tahap sederhana dan parah akan menunjukkan tingkah laku yang aneh. Di antaranya, seperti menjerit, terpekik dan mengikut perawat ke mana saja walaupun ke WC.
Selain itu, penderita juga mendengar suara atau bisikan halus dan melihat bayangan menakutkan. Semua ini secara tidak langsung memberi tekanan mental kepada perawat sebab mereka terpaksa menjaga penderita '36 jam' sehari.
Penderita juga kadangkala akan berjalan ke sana sini tanpa sebab dan pola tidur mereka juga berubah. Penderita akan lebih banyak tidur pada waktu siang dan terbangun pada waktu malam.
Secara umum, penderita yang didiagnosis mengidap penyakit ini meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia. Ini disebabkan, pada waktu itu penderita tidak dapat melakukan sembarang aktivitas lain.
Yang menyedihkan, adalah penderita tidak memahami apa yang terjadi pada diri mereka dan memerlukan bantuan orang lain. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan.
Obat-obatan yang diberi pada tingkat awal, dapat membantu ingatan penderita seperti kognitif, aktivitas harian dan tingkah laku.
Orang yang berisiko
- pengidap hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke atas (nah lho! saia hipertensi)
- Pengidap kencing manis (setau saia, saia tidak)
- Kurang berolahraga (lumayan..)
- Tingkat kolesterol yang tinggi (kayaknya enggak)
- Faktor keturunan - mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini pada usia 50-an. (setau saia, gak ada anggota keluarga saia yang kena ini)
Pokoknya, penyakit ini jelas2 serem banget. Jadi inget waktu saia nuntun film korea itu. Ampe nangis gara2 ngeliat suami pemeran utamanya, sangat-sangat terlihat menderita..
hiks..
Minggu, 19 Oktober 2008 | Diposting oleh erfitheazizah di 18.54 1 komentar
Label: Nuntun pilm
beneran..
Aduh, ternyata flashdiskku beneran ilang!
huang~~
sudah di cari di beberapa tempat yang dicurigai, ternyata tidak ada.. sedihnya.. Jadi deh beli flashdisk nanti. keluar uang lagi..malang nasibku..
Ah sudah lah.. Hanya konfirmasi kalau flashdiskku beneran ilang. tujuan utama nulis blog sekarang bukan itu..(hiks..)
hey, kawan semua saia ingin sekali memperkenalkan teman2 terdekat saia yang sudah sangat seperti sodara. Sekalian untuk memberitahu kalau teman2 saia itu NORMAL. aseli deh, normal. Karena ada beberapa orang yang bilang kalau teman2 saia itu, KURANG NORMAL.
Jangan emosi diriku..tenang, kalem dong..
yah, kita mulai sajah..
1. Na.. -> Biasanya saia manggilnya begitu. Anak pertama dari 2 bersaudara. Maniak cokelat dan gorengan. Suka anime dan lagu2 Jpn. Punya sifat2 unik dan lucu. Yang paling berkesan adalah, kalau dia kesakitan dia ketawa. Makin sakit, makin keras ketawanya (urat sakitnya ketemplok sama urat ketawanya). harus hati2 makan coklat deket dia, bisa raib. Jago beladiri, meski gak perlu pake ikut latihan2 khusus. Bisa masak, dan kalau sedang memotong, keliahatan niat banget motongnya. Kuliah di UNAND jur biologi. Mendeklarasikan bahwa dirinya mirip kucing air.
2. Rin.. -> anak pertama dari 3 bersaudara. bisa masak , beresin rumah, nyuci baju, pokoknya mah, sangat direkomendasikan jadi pembantu (tok cer lah!). Penyuka buku, hal2 aneh, dan semua yang gak jelas. Paling suka kegelapan dan hujan. fanatik cokelat dan semua makanan manis. mendeklarasikan bahwa dirinya mirip kupu2 air.
Kita sama2 penyuka cokelat dan makanan manis. sama2 suka film horror dan komedi. dan sama2mendeklarasikan mirip hewan meski kita masih normal menjalani kehidupan (saia kepik). perbedaan hanya ada pada, ketika kami nonton film horror. Posisi duduk saia harus ditengah. Karena saia sering kali terkejut. Sedangkan mereka berdua, tertawa. Makin serem makin gede ketawa. Berlaku untuk semua film. Mau Lucu, Sedih, atau apapun, semakin dalam perasaaan, semakin ketawalah mereka. Tapi, pada umumya selera kita sama.
Coba anda sekalian renungkan.. KAMI NORMAL KAN??
hiks..
Rabu, 15 Oktober 2008 | Diposting oleh erfitheazizah di 19.46 0 komentar
hilang lagi
Flashdiskku ilang..sedihnya..kenapa juga tiap saia punya barang suka ilang??
Biasanya sih, emang karena saia lupa naro dimana.
Dugaan kuat di putukupian deket jurusan. Musti nyari nih.
Tidak selalu barang yang hilang. Kenapa saia bilang begitu? Karena memang seperti itu biasanya (tidak menjawab pertanyaan).
Pernah ya (sering sebenarnya) saia suka banget kehilangan (lebih tepatnya sih, lupa) meletakkan HP dimana. Pas dicari taunya ada di tas. Udah keburu panik gitu dan orang sekitar saia juga sudah kocar-kacir mencari HP saia. Kesian juga sih.
Jadi karena sudah biasa kehilangan barang, yang sering sekali sebenarnya malah lupa meletakkan saja, maka, setiap kali barang saia raib, saia menjadi cukup santai. Khawatir berlebihankan juga tidak baik. Buang tenaga dan cuma membuat diri kalut sehingga untuk mencaripun jadi ceroboh. Mendingan tenang anteng aja. Jadi kalau sedang mencari jadi lebih baik (dalam banyak arti).
Kayak flashdiskku sekarang. Saia santai aja. karena kalau panik malah bisa berabe. Tapi, sebenarnya saia sangat memerlukan itu. Agak sedih juga, tapi mau bagaimana lagi..
hiks..
ngemeng-ngemeng, kakakku yang pertama tadi sidang. Alhamdulillah, dapet A. Rencananya mau dirayain besok..mau nonton ke bioskop. Biar deh, sekalian aku pergi ke BEC. Mau beli flashdisk. Barang itu penting banget buat orang seperti saia yang tidak mempunyai komputer di rantau urang..
komputer~~~
Tadi ya..kuliah Agama. Tiap kuliah pasti presentasi. Tapi, yang maju acak. Waktu ngabsen sih, saia sebenarnya sudah mendapat feeling bakal ditunjuk. Tapi, saia mah optimis kalau saia yang notabene sangat tidak terlihat intelek, tidak akan ditunjuk. Ternyata perkiraan saia salah sodara-sodara..Justru karena keliatan gak intelek ya? makanya saia ditunjuk.
udah baca materinya sih, tapi kan belum diringkas gitu. untungnya yang maju kedepan gak cuma saia. ada Arsy, Fina dan Siti (temen satu jurusan saia) . jadi saia cuma punya kewajiban menyampaikan satu subbab saja. Untung satu subbab yang saia maksud sudah saia tulis dengan ringkas. Tapi asli, saia itu beneran grogian. Tiap maju pasti tangan saia dingin, seprot jantung gitu.
Parah deh.
Untung aja temen-temen sudah mengetahui saia yang seperti itu..
Eits, sebenarnya memang sangat tidak baik sekali mempunyai penyakit grogian gitu, apalagi pekerjaan yang akan saia hadapi selepas kuliah (kalau berjalan lancar) itu, akan berhadapan langsung dengan masyarakat. aduh~~
Doakan saia agar saia bisa mengatasi penyakit ini..
Diposting oleh erfitheazizah di 04.33 0 komentar
Label: ~~
Schizophrenia
Saia pernah dibilang oleh seseorang menderita penyakit yang satu ini.
Jujur, mungkin benar, mungkin salah. Tapi, saia tidak memenuhi syarat-syarat positif penyakit ini.
Coba kita telusuri dulu yang menjadi syarat positifnya :
1. Halusinasi selalu terjadi saat rangsangan terlalu kuat dan otak tidak mampu menginterpretasikan dan merespon pesan atau rangsangan yang datang.
2. Penyesatan pikiran (delusi) adalah kepercayaan yang kuat dalam menginterpretasikan sesuatu yang kadang berlawanan dengan kenyataan.
3. Kegagalan berpikir mengarah kepada masalah dimana penderita schizophrenia tidak mampu memproses dan mengatur pikirannya.
4. kehilangan motivasi dan apatis berarti kehilangan energi dan minat dalam hidup yang membuat penderita menjadi orang yang malas.
5. Depresi yang tidak mengenal perasaan ingin ditolong dan berharap, selalu menjadi bagian dari hidup penderita schizophrenia.
dan berakibat penderita schizophrenia tidak bisa memahami siapa dirinya, tidak berpakaian, dan tidak bisa mengerti apa itu manusia. Dia juga tidak bisa mengerti kapan dia lahir, dimana dia berada, dan sebagainya.
Nah, saia mungkin punya beberapa, tapi tidak semua. Dan menurut saia, hal itu lebih mengacu kepada sikap cuek saia kepada beberapa orang yang sedari semula sudah banyak menorehkan luka (ce ila..).sehingga sering kali saat berbicara pada orang-orang itu, saia lebih suka bersikap cuek, bahkan apatis, menolak keberadaan mereka dan lain-lain.
Nah, orang yang bilang kalo saia kena schizophrenia itu adalah salah satu orang itu.
sebenarnya cukup terpuruk karena dibilang begitu. Karena, kenyataannya saia bukanlah penderita. Tidak apa-apa lah. lagi pula jika berhadapan dengannya saia jadi punya alasan untuk bersikap acuh tak acuh.
Senin, 13 Oktober 2008 | Diposting oleh erfitheazizah di 22.34 0 komentar
Label: Schizophrenia
kata-kata sambutan
Assalaamu'alaikum!
Hai!
Ini blog saia yang kesekian, setelah disuruh sama seseorang yang selalu menginjak-injak saia. tapi, saia membuatnya ikhlas kok dan memang mau membuat blog baru untuk maksud dan tujuan tertentu.
Hehe, maksudnya mau bikin sesuatu yang memang dari dulu mau saia buat tetapi belum kesampaian aja. nah, di blog ini saia berharap bisa kontinu untuk selalu mengisi apa yang akan saia tulis nanti.
Berusahalah untuk tidak bosen membaca blog ini (ehe, jadi malu). yah, selamat berjuang untuk saia sendiri (lha!?)
Diposting oleh erfitheazizah di 01.16 0 komentar
Label: di injak