Beberapa waktu yang lalu (gak tau deh kapan, pokoknya, bukan kemarin) saia nonton sebuah film korea yang bercerita tentang seorang gadis yang terkena penyakit alzheimer. Tapi, yang membuat bingung adalah..kenapa ia terkena penyakit tersebut diusia yang relatif muda? Padahal, pada umumnya penyakit tersebut menjangkit usia2 diatas 45 tahun..
Jadi saia bermaksud mencari tau penyakit ini. Dan inilah yang saia dapatkan..
Alzheimer merupakan penyakit penurunan fungsi saraf otak yang komples n progresif. DAn alzheimer sendiri jelas2 buka penyakit menular, tapi yang jelas penyakit ini menurun. Beberapa (banyak malah) menganggap penyakit ini secara alami dialami oleh orang2 pada usia tua. kenyataannya, tidak semua manula mengalaminya. walaupun kebanyakan penderitanya manula, ternyata pada usia mudapun tidak menutup kemungkinnan untuk terjangkit penyakit ini.
nah..ternyata yang terjangkit pada usia muda itu, kebanyakan karena faktor keturunan. kalo normalnya, yang terjangkit itu biasanya pada usia sekitar 45 tahun keatas, dengan presentasi 5%, dan presentasinya akan terus meningkat dua kali lipat setiap lima tahun.
Alzheimer sendiri sebenarnya tergolong dari salah satu jenis dementia. Dementia adalah gejala klinik yang disebabkan oleh berbagai latar belakang penyakit yang ditandai dengan hilangnya memori jangka pendek dan gangguan global fungsi mental, fungsi bahasa, perubahan perilaku, emosi labil, dll.
Hingga kini, sumber sebenarnya penyakit ini tidak diketahui. Tetapi, ia bukanlah disebabkan penuaan. Para ilmuwan berpendapat, ia dikaitkan dengan pembentukan dan perubahan pada sel-sel saraf yang normal menjadi serat.
Dan presentasi penyakit ini menyerang wanita, lebih besar dari pada menyerang pria..Jadi, musti ati2 kalo kamu perimpiwi..Sejarah Alzheimer
Penyakit yang pertama kalinya, ditemukan oleh Dr. Alois Alzheimer pada 1907 ini, dinamakan Alzheimer, menurut namanya.
Hasil bedah pengamatan, Alzheimer mendapati Syaraf otak tersebut bukan saja mengecut, malah dipenuhi dengan gumpalan protein yang luar biasa yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary).
Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein. dipercaya menyebabkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel saraf ini menyebabkan syaraf otak yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.
Meskipun penyakit ini yang semula ditemukan hampir satu abad yang lalu, ia tidak seterkenal penyakit yang lainnya seperti sakit jantung, hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) atau sebagainya.
Kemungkinan ini disebabkan oleh penyakit ini tidak dapat dilihat gejalanya langsung seperti penyakit hipertensi yang dapat dilihat melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Pengungkapan terhadap Alzheimer
Publikasi mengenai penyakit Alzheimer masih rendah dan banyak orang tidak mengetahui tentang penyakit ini sampai dipublikasikan secara terbuka sendiri oleh bekas Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald Reagan dalam suratnya tertanggal 5 November 1994.
Penyakit Alzheimer sukar dideteksi sebab banyak yang beranggapan orang tua yang semula lupa, adalah sesuatu yang lazim karena faktor usia. Padahal itu mungkin tanda-tanda awal seseorang itu mengidap penyakit Alzheimer.
Tingkat Alzheimer
Lupa meletakkan kunci mobil, mengambil baki uang, tidak tahu membeli barang ke kedai, lupa nomor telepon atau kardus obat yang biasa dimakan ialah di antara sebagian gejala ringan.
Apabila orang yang sakit lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau cara-cara mengaduk air dikategorikan sebagai tingkat sederhana.
Apabila orang yang sakit sudah tidak mampu menguruskan diri sendiri, keliru dengan keadaan sekitar rumah, tidak mengenali rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat, ia menandakan orang yang sakit berada di tingkat yang serius
Orang yang terkena penyakit ini dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Diperkirakan bahwa pada sekitar 1950-an kira-kira 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini. Pada tahun 2000, pengidap Alzheimer diperkirakan mencapai enam milyar orang. Ini lebih parah dari yang selama ini saia bayangkan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan lebih dari satu milyar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia menghidap Alzheimer (2003). Peningkatan ini, ada kaitannya dengan semakin banyak penduduk dunia yang berusia lanjut , masa hidup wanita meningkat hingga umur 80 tahun dan 75 tahun bagi lelaki. Selain itu, penjagaan kesehatan yang lebih baik, tingkat perkawinan menurun, perceraian bertambah dan mereka yang kawin tetapi tidak banyak anak.
Penderita yang berada di tahap sederhana dan parah akan menunjukkan tingkah laku yang aneh. Di antaranya, seperti menjerit, terpekik dan mengikut perawat ke mana saja walaupun ke WC.
Selain itu, penderita juga mendengar suara atau bisikan halus dan melihat bayangan menakutkan. Semua ini secara tidak langsung memberi tekanan mental kepada perawat sebab mereka terpaksa menjaga penderita '36 jam' sehari.
Penderita juga kadangkala akan berjalan ke sana sini tanpa sebab dan pola tidur mereka juga berubah. Penderita akan lebih banyak tidur pada waktu siang dan terbangun pada waktu malam.
Secara umum, penderita yang didiagnosis mengidap penyakit ini meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia. Ini disebabkan, pada waktu itu penderita tidak dapat melakukan sembarang aktivitas lain.
Yang menyedihkan, adalah penderita tidak memahami apa yang terjadi pada diri mereka dan memerlukan bantuan orang lain. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan.
Obat-obatan yang diberi pada tingkat awal, dapat membantu ingatan penderita seperti kognitif, aktivitas harian dan tingkah laku.
Orang yang berisiko
- pengidap hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke atas (nah lho! saia hipertensi)
- Pengidap kencing manis (setau saia, saia tidak)
- Kurang berolahraga (lumayan..)
- Tingkat kolesterol yang tinggi (kayaknya enggak)
- Faktor keturunan - mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini pada usia 50-an. (setau saia, gak ada anggota keluarga saia yang kena ini)
Pokoknya, penyakit ini jelas2 serem banget. Jadi inget waktu saia nuntun film korea itu. Ampe nangis gara2 ngeliat suami pemeran utamanya, sangat-sangat terlihat menderita..
hiks..
1 komentar:
Judulx a moment to remember...
Nice, gw suka postingan lu ini.. Lam kenal!
Ussi
Posting Komentar